Redefining Success : Arti Success Yang Sebenarnya

Tadi pas gua lagi asyik belajar tentang trading, gak sengaja gue menemukan videonya Ariana Huffington. Itu loh si nyonya yang punya Huffington Post. Videonya judulnya Redefining Success. Kata dia, banyak orang menganggap sukses itu hanya tentang Money dan Power tapi menurut dia sukses itu ada empat faktor lagi yang penting makanya dia mencoba me-Redefining success itu sendiri. As follow :

  1. Health yaitu kesehatan, banyak orang kaya yang punya banyak uang dan kekuasaan tapi malah menderita penyakit Stroke, Diabetes, Cancer dan banyak lagi penyakit-penyakit lain. Mengingat kata orang kampong gue “Semakin banyak uang seseorang maka makin aneh penyakit yang dideritanya”. Tapi gue gak bermaksud mengingatkan loe untuk gak punya uang ya. Haha
  1. Wisdom yaitu Kebijaksanaan. Banyak orang di luar sana yang punya kekuasaan tapi tidak punya kebijaksanaan. Banyak orang yang pintar tapi tidak punya kebijaksanaan maka jadi hancur leburlah Negara,keluarga yang dipimpin oleh mereka ini.
  1. To bring joy to our life maksudnya adalah melakukan sesuatu itu dengan kesenangan, selalu membuat hidup kita dalam keadaan senang walau terkadang aka nada masa dimana kita harus menangis juga tapi jangan sampai kita larut dalam tangisan yang mengharu biru itu, cukup sesaat dan bawa kembali hidup kita dalam keadaan Happiness karna Happiness itu Mindset bukan karna kita bisa membeli apa yang kita inginkan.
  1. Service, compassion and giving back yaitu memberi seperti yang dilakukan orang orang kaya seperti Bill Gates, Warren Buffet dan banyak lagi lainnya. Mengingat kita diberi rezeki yang lebih maka sudah semestinya kita memberi juga. bahkan Nabi Muhammad saja mengingatkan kita ketika tidak punya apa yang bisa kita berikan, maka dengan Senyumanpun kita bisa dianggap memberi (Sedekah) tapi jangan karna senyuman itu sedekah terus loe senyum senyumin orang sepanjang jalan, entar loe bakalan dianggap orang gila lagi. haha

Tanpa ini semua  sukses loe itu gak akan membuat loe merasa bener bener sukses, gue jamin itu apalagi kalo loe gak ngelakuin point yang nomor 4 itu. Loe bakal jadi orang sukses yang pelit. Seperti kata Leonardo Di Caprio di film The Wolf of Wallstreet yang gue plesetin “There is no nobility in stinginess, I’ve been stingy and I’ve been generous. I choose generous every single fucking time”. Kalo loe mau liat videonya nih gue kasih videonya —>>>

Peduli terhadap kritik is crap

Teori yang bagus untuk menghadapi kritik

Begini ya, 33 % orang akan selalu menyetujui apa yang kamu lakukan, dengan kata lain mereka selalu mendukungmu apapun yang terjadi terhadap dirimu. Mereka akan selalu melihat sisi positif dari apa yang kamu lakukan. 33 % lainnya akan selalu menentang apa  yang kamu lakukan. Apakah hal itu baik untuk mereka atau untuk orang lain, yang jelas mereka tidak akan mendukungmu sama sekali dan akan selalu senang jika saja kamu terperosok ke dalam kegagalan. Jangan dengarkan mereka. Abaikan saja!.

Sedangkan 33 %  lainnya tidak menghiraukan apa yang kamu lakukan, entah itu baik atau buruk. Mereka hanya mengabaikan kamu. Kegagalan itu tidak dilihat dari nilai rapor yang gagal saja tapi juga dari kita menghadapi kegagalan itu. Banyak orang menganggap gagal itu kata benda sehingga dengan sebuah kegagalan itu mereka berubah menjadi seorang yang gagal , mereka lupa bahwa gagal itu adalah kata kerja yang mempunyai imbuhan. Nilai rapor itu penting  di sekolah  sedangkan, laporan keuangan adalah nilai rapor yang penting untuk kehidupan. Berusahalah untuk mencapai financial freedom karna semua orang akan selalu menyukai dan mengagumi seorang kaya yang dermawan dan tidak ada kenikmatan untuk menjdai kaya yang pelit apalagi kalau harus menjadi miskin.

Apakah ini GAGAL??!

Gambar

Sumber :

*guide to becoming Rich without cutting up your credit cards.

Robert T. Kiyosaki dan Sharon L. Lechter, C.P.A